Rabu, 12 Desember 2012

Kayuh Hidupmu Sendiri Pelan-Pelan


Desember udah mau habis aja. Berarti tahun depan udah makin tua. Ini waktu cepet banget ya? Perasaan baru aja ikut pemilu 2009, sekarang presiden udah mau Rhoma Irama aja -.-

Umur udah 20, kuliah enggak, kerja juga... errrghhh status belum jelas. Hidup saya nyantai banget sesantai-santainya orang bisa nyantai. Kadang kepikiran apa nggak papa ya, disaat orang lain sibuk upgrade diri, saya masih gini-gini aja. Masih Singgih yang main harvestmoon di tahun ketiga. Kalo ngeliat keadaan saya yang tiap hari pake seragam sales panci dan pulang pas banci mulai operasi, saya merasa gagal sebagai remaja. Nggak tau kenapa kayaknya saya kecepetan masuk kedunia orang dewasa. Harusnya seumuran saya lagi giat-giatnya nangkring di fotocopi-an, ngopi tugas kuliah temen. Atau pake almamater kebanggaan sambil ikut demo PSSI. Tapi kenyataannya enggak gitu, saya-yang-kecepetan-dewasa ini tiap hari harus bongkar-bongkar barang kiriman TKI. Iya, miris.

Kecepetan dewasa itu kadang enggak enak. Kita jadi punya tanggung jawab atas kerjaan kita. Coba dulu waktu masih kecil, disuruh nyapu halaman sore-sore aja malah kabur ke lapangan main bola. Nggak punya tanggungjawab apa-apa. Waktu kecil dikasi duit jajan gapapa, yang penting bisa ngumpul ama temen-temen yang lain. Sekarang udah kerja, kalo ada tugas nggak ada duitnya mulai kayak pacaran 2 tahun terus dicampakin gitu aja. Lemes *malah curhat*

Masa kecil itu kayaknya bahagia itu sederhana banget ya? Bisa main ama anak-anak komplek tanpa disuruh tidur siang aja udah prestasi luar biasa. Sialnya kalo temen-temen udah pada manggil di depan rumah “Singgih... Singgih...!!”, terus Emak jawab “Singgih-nya lagi tidur!”. Padahal saya ngeliatin dari jendela. Mewek.  Tapi namanya temen pasti sifat kurang ajar-nya ada. Udah tau saya nggak boleh keluar main, eh tu bocah-bocah malah pada main di tanah kosong samping rumah. Kalo ngomong suaranya digede-gedein lagi. Iya sengaja manas-manasin saya yang cuma bisa ngeliatin dari jendela. Kampret. Kampret luar biasa.

Masa-masa rambut masih disisirin belah pinggir ama emak. Mandi sore sebelum jam 5. Habis mandi di ajak Bapak keliling komplek naik astrea. Pulangnya dibeliin chiki yang hadiah tazoz. Masa-masa tidur malem itu pas udah mulai acara dunia dalam berita. Bangun pagi gara-gara basah tangan Emak yang udah sibuk di dapur dari subuh. Masa-masa nyari kaos kaki pas pagi itu gampang. Berangkat sekolah cium tangan (kalo dikasih seribu tambah cium kening, cium pipi Emak) haha. Masa-masa matematika itu gampang. Dan masa-masa dimana pas udah pulang ke rumah ditanyaain hari ini ngapain aja :’)

Yah tapi sekarang mau nggak mau harus move on lah dari masa-masa manja kayak gitu. Mulai belajar berdiri sendiri sambil disemangatin Bapak ama Emak. Anggep aja kayak dulu pertama kalinya belajar sepeda, emang dipegangin dulu pertamanya, tapikan akhirnya dilepas juga. Hidup juga gitu, ada saatnya kita harus ngayuh hidup pake kaki kita sendiri. Iya sendiri. Tapi bukan sendirian, tetep ada Emak yang was-was sambil doakan anak-nya nggak jatuh terus luka. Ada Bapak yang mukanya biasa aja padahal dalam hatinya mau meledak saking haru dan bangganya, anaknya BISA! Kalo balik dipikir lagi sebenernya sampai sekarang bahagia itu juga masih sederhana kok, apa coba yang lebih penting dari keluarga?


Selasa, 15 Mei 2012

Film: UP

Setelah sekian lama akhirnya berhasil juga nonton film animasi UP yang katanya keren. dan ternyata setelah nonton sampe habis, tu film emang keren haha

kisah dimula saat Carl Fredricksen kecil yang senang berpetualang bertemu dengan gadis eksentrik bernama Ellie yang sama-sama mengidolakan Charles Muntz sang petualang ternama yang bertualang dengan menaiki balon gas raksasa. Fredricksen kecil langsung jatuh cinta pada Ellie ketika pertama kali bertemu. nah, scane setelah ini lah yang paling favorit, dimana Fredricksen dan Ellie menghabiskan waktu bersama, tumbuh besar bersama, dan akhirnya menikah. hari-hari mereka selalu bahagia, memandang awan dari atas bukit, membersihkan rumah berdua, duduk di sofa, main balon.....




sayangnya Ellie tidak dapat mempunyai anak, tapi mereka mencoba bangkit kembali dan memiliki impian bersama pergi ke Pardise Falls, berpetualang dan membangun rumah tepat di samping air terjun yang indah itu. mereka berusaha mengumpulkan uang, tetapi uang tersebut tak pernah genap terkumpul sampai mereka tua karena selalu dipakai untuk kepentingan lain. Impian itu terlupakan sampai akhirnya Ellie meninggal. itu membuat Fredricksen sangat terpukul dan kecewa. ia jadi sendirian dan kesepian setelah Ellie tiada :(

dapatkah ia mewujudkan impian masa kecilnya bersama Ellie? tonton sendiri hahaha

pokoknya scane-scane awal yang nggak pake dialog itu nyentuh, men. romantisnya dapet banget, lewat ekspresi itu ngena banget walau nggak harus pake kata-kata. salute

"Thanks for the adventure... now go have a new one" - love, Ellie

Kesimpulan
Judul Film                  : UP
Tahun                        : 2009
Sutradara                  : Pete Docter
Nilai dari saya                 : 9

Jumat, 27 April 2012

Karena Tulang Rusuk dan Pemiliknya Tak kan Pernah Tertukar

Teruntuk kamu yang selalu kusebut dalam doaku

Sudah 25 bulan kita bertahan. Kita adalah pasangan dengan berbagai perbedaan. Suku, agama, lingkungan sosial, usia dan pemikiran. Dengan perbedaan itu seharusnya kita nggak akan berjalan lama. Kamu yang selalu menyemangati saya selama ini ketika saya lelah. tapi sekarang kamu yang menyerah. kita berhenti menulis mimpi kita. Masih hangat asap yang membumbung di atap gedung, lantai tiga. Itu asap dari lilin dua tahunan yang kita tiup sambil melantunkan harapan-harapan kita kepada-Nya. Saya cium kening kamu di gerimis sore itu. Itu cuma salah satu tempat dimana jejak langkah kita terekam. Saya lihat sekitar, berkeliling. Jejak kita ada di setiap sudut kota. Tapi kini saya melihatnya sendirian.

Hati kamu telah dimenangkan oleh orang lain. Hal yang paling menyakitkan saat tahu orang yang kita sayang sedang membicarakan masa depan dengan orang lain. Tertawa. Bercerita dengan senyum lepas. Menggandeng tanganmu. Melakukan semua yang pernah saya lakukan dengan mu. Orang itu telah sempurna menggantikan saya dan mengambil hal terbaik yang pernah saya punya. Bagaimana bisa saya kehilangan seseorang yang tiap hari ada dengan cintanya. Orang yang selalu tersenyum untuk saya. Kini cinta dan senyumnya telah diperuntukkan pada orang yang berbeda.

Nggak ada lagi kamu yang membangunkan saya saat pagi dan memaksa tidur ketika larut malam. Nggak ada lagi muka kamu yang tembem kalo lagi ngambek.  Nggak ada lagi kamu yang jinjit-jinjit genit di gang rumah kamu saat saya jemput. Nggak ada lagi kamu yang saya kagumi dari balik lensa kamera. Nggak ada lagi kata rindu dari mullut kamu yang selalu ingin membuat saya datang ke depan pintu rumah kamu. Nggak ada lagi kamu…

Saya rindu kamu. Untuk itu kupaksa bertemu ibumu, walau hanya ingin menanyakan kabarmu. Dia bercerita bahwa kamu sekarang sudah lebih rajin belajar, rajin beres-beres rumah, salatnya nggak pernah bolong lagi. Saya cuma tersenyum, semua pernyataan bahwa saya masih sayang kamu saya telan lagi. Ternyata kamu lebih baik tanpa saya. Kamu lebih bahagia dengan dia. Di depan ibumu saya tertawa. Hati saya hancur saat itu juga.

Di dalam dada saya nggak pernah berkurang meneriakkan kata sayang bahkan sejak akhir November 2009 saat pertama kali saya melihat kamu di tempat bimbel kita. Saya selalu percaya padamu. Bahkan terlalu percaya sampai  saya tidak pernah memikirkan atau memiliki rencana selanjutnya jika kamu tidak lagi di samping saya. Saya tetap mempertahankan mu walau nampak begitu menyedihkan. Begitu menyedihkan sampai tiap menit saya menekan F5 di timeline kamu. Setiap dada saya sesak entah mengapa selalu ada suara yang meyakinkan saya bahwa saya harus bertahan. Saya memang bodoh terus mempertahankan hal yang membuat saya menderita, tapi hal yang saya pertahankan itu satu-satunya yg membuat saya bahagia. Hati kamu memang nggak bisa dipaksa buat kembali pada saya, hidup ini pilihan dan kamu telah memilihnya. Ini cuma masalah waktu sampai saya terbiasa melihat orang yang saya sayang bahagia dengan pilihannya. Sampai saat saya bisa ikhlas seperti itu, biarkanlah saya tetap menyanyangimu.

“karena tulang rusuk dan pemiliknya tak kan pernah tertukar, dan akan bertemu pada saatnya.”

Selasa, 17 April 2012

SO7 - Hujan Turun

buat kamu yang nggak akan pernah jadi masa lalu aku :)

Sheila On 7 - Hujan Turun

Tak ada waktu tuk menjelaskan
Tak sangka ini kan datang
Tiap liku berbagi hidup
Sejenak melepas lelah
Kau tinggalkan diriku

Reff:
Waktu hujan turun
Di sudut gelap mataku
Begitu derasnya
Kan ku coba bertahan

Ingat kembali yang terjadi
Tiap langkah yang kita pilih
Meski terkadang perih
Harapan untuk yang terbaik
Sekeras karang kita coba
Tetap kau tinggal diriku

Repeat reff [2x]

Tak akan ku halangi
Walau ku tak ingin kau pergi
Kan ku bangun rumah ini
Walau tanpa dirimu [2x]

Repeat reff [2x]

Bertahan

download so7 - hujan turun

Sabtu, 31 Maret 2012

sabtu

sabtu
aku berjalan mencarimu
setiap sudut kota aku telusuri
hanya ada jejak langkah kita
yang lama
kamu kemana?

sabtu
aku ingin bicara padamu
atau orang yg mewakilimu
tolong temui aku

sabtu
kenapa aku seperti orang gila?
tapi aku mencintainya
sesederhana itu

Selasa, 20 Maret 2012

Sudahkah Kamu Move On?

pernah mengalaminya?
saya tahu rasanya :)



sumber: www.9gags.com

Senin, 12 Maret 2012

Foto: Gasing, Dikhianati Zaman

kali ini posting tentang gasing. permainan tradisional yg semakin jarang ditemukan. berganti mainan modern yang tidak menyehatkan. contoh: PES, ps3, DoTA, harvestmoon. dan sialnya lagi saya juga memainkannya -.- ada juga sih gasing versi modern, itu loh yang ada kartunnya di indosiar, gasingnya bisa disuruh-suruh terus dari gasingnya keluar pegasus, naga. tapi gasing yang akan saya ceritakan nggak gitu juga -.-

gasing anak-anak desa pertanian Sumbersari, Arga Makmur ini cukup unik. bahannya di buat dari klahar motor yang udah dilobangi, potongan sendal jepit, paku, baut, tutup bolpoin faster, tali nilon, dan gagang sapu. dan voila!!



pertama saya ngeliat anak-anak pada mainan gasing ini, saya langsung tertarik. ini anak-anak bener-bener kreatif. langsung saya coba... syuuut.. meleset.. gasing besi itu kena tulang kering -.- lumayan







permainan modern emang sah-sah saja. tapi cobalah kembali memainkan permainan tradisional kita. masih seru kok :)
jangan biarkan permainan gasing ini punah dan tidak dikenal lagi oleh generasi selanjutnya. kasihan ia dikhianati oleh zaman.

Lokasi: Sumbersari, Arga Makmur, Bengkulu

Sabtu, 10 Maret 2012

Berpencar... Gerak!!!

akhir-akhir ini berasa menjadi orang penting. bengkulu-palembang-jakarta-palembang dalam hitungan hari. perputaran uang sangat cepat, 1 juta bisa lenyap dalam sehari. suram. kata orang memang berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. tapi mereka tidak menghitung kemungkinan kalau rakitnya tenggelam.



setelah 5 bulan jadi pengangguran, akhirnya bisa magang juga. tapi konsekuensinya kita harus melangkah berjauh-jauhan. jauh dari orang-orang yang kita sayang. apalagi habis baca tweet cewek feber, 'aku semalem mimpiin kamu, bebeb'. #jleb

fial, putu yang ke Pangkal Pinang: selamat bergabung dengan anak dota. gak usah mandi disana, air mahal.

buat yg tetap di Palembang : hidup kalian datar-datar aja -.-

anto: no comment

imawan, harianto, doni: PULANG...PULANG...PULANG...!!

ya udahlah, hati-hati aja semuanya. kapan-kapan kita 'ngatap' sambil ngopi lagi :)



sampai bertemu lagi! saloom suckers!\m/

nb: for fai, because we're best friend, just remember my quote 'eat my shit!

Senin, 05 Maret 2012

Pemikiran Tentang Tidur Siang



sekedar buat renungan. betapa berharganya waktu tidur siang :)

Senin, 27 Februari 2012

Puzzle Dua Tahunan

selamat dua tahunan tiara bella meilinda :)

kita dua tahunan, ini malah ke palembang -.- maaf, tapi kita udah rayakan kemarin kan? perayan kecil yang bermakna besar. kue kecil dengan lilin angka 2. kita rayain sehabis hujan di atas atap bangunan. kita tiup lilinnya dengan asap putih yang membumbung seiring harapan-harapan kita.

pulangnya masih gerimis, hampir magrib. ada bingkisan kecil buat kamu, bungkus warna coklat.

malam sebelumnya...
selesai nyetak foto udah sore, kota hujan seharian. habis magrib baru mulai menggarap hadiah buat bella. puzzle

20.46 wib
bagian tempat puzzle-nya udah jadi \(-,-)/_(-,-)_\(-,-)/*nari saman*



21.09 wib
pake gunting yang kecil buat nggunting karton padi ternyata nyiksa jari, jempol+telunjuk bengkak -.- timbul ide untuk beli cutter, cusss... pergi nyari toko yang masi buka dan menjual cutter. kadang ada yg jual cutter tapi tokonya nggak buka. ada yang tokonya buka tapi nggak ngejual cutter. semacam dilanda galau

23.15 wib
masuk kebagian puzzle. ternyata karton padinya tetep keras!! pas bagian puzzlenya kan banyak lekuknya, potonya jadi ancur, lapisannya jadi sobek. putus asa tingkat anak smp kelas tiga!



00.01 wib
tengah malem. otak makin panas. muncul ide melapisi puzzle dengan isolasi agar anti air. ide yang buruk. puzzle-nya makin ancur -.-

00.27 wib
pake cara pintas! karton padi di puzzle di lepas. pake dua karton biasa buat ngegantiinnya. bravo! tapi hasilnya sedikit tipis, ya lumayanlah



00.49 wib
penyempurnaan. masalah terakhir. lemnya abis! ini yang bener-bener kampret, masa harus pake iler?

......

intinya jam 01.00, puzzle ini jadi (dengan pas-pasan) tapi penuh cinta haha yah intinya semoga hubungan kita langgeng ya belle :)



iloveu

Senin, 20 Februari 2012

Filippo: "Menangkan atau Aku Akan Diejek"

Filippo. anak usia 9 tahun menjadi perhatian ketika Inter Milan dihajar Bologna 0-3 pekan lalu. ia mengangkat sebuat spanduk, yang kurang lebih bertuliskan
"Bisakah kalian (Inter Milan) menang? Jika tidak mereka akan menertawakan aku di sekolah! Salam. Filippo"



bisa saya bayangkan keesokan harinya, Filippo akan jadi ejekan oleh kawan-kawannya. tapi setelah itu, ia mendapatkan kehormatan dihubungi secara langsung oleh presiden Inter Milan dan diundang ke tempat latihan tim. Filipo juga mendapatkan kaos dari J.Zanetti, ungkapan permohonan maafnya karena gagal menang.

terlepas dari sebenarnya saya adalah fans Juventus, dan saya sangat membenci Inter Milan, apa yang dialami Filippo juga menggambarkan apa yang pernah saya alami. sejak bangku SD dan sejak saya mengenal bola dari winning eleven, saya telah mencintai klub Nyonya Tua, Juventus. hampir setiap Juventus bertanding dan disiarkan di televisi, saya selalu menontonnya. entah ada perasaan apa, saya selalu bersaing membanggakan klub bola masing-masing saat berada di sekolah. gengsi dan ego yang tinggi menyebabkan kami sangat tergantung pada tiap pertandingan yang klub kesayangan kami mainkan. hanya ada satu yang tidak bisa terbantahkan dan harus membuat kita diam dan jadi bulan-bulanan ejekan. klub yang kita dukung mengalami KEKALAHAN.

persis apa yang dialami Filippo, saya juga pernah mengalaminya. yang paling menyesakkan tentu saja ketika Juventus ditundukkan AC Milan di final UCL tahun 2003. saya menangis subuh-subuh di depan televisi ketika penalti Trezeguet membentur mistar gawang. kecewa. dan membayangkan apa yang akan teman-teman saya katakan, saya berniat untuk tidak masuk sekolah.

begitulah, mungkin bagi sebagian orang saya terlihat berlebihan. tapi bagi saya, segalanya bisa berubah di dunia ini, tapi tidak untuk klub bola favorit.

Sabtu, 18 Februari 2012

FOTO: Bunga Rumput

banyak hal indah yang luput dari perhatian kita. salah satunya rumput-rumput di halaman rumah kita :)







lokasi: halaman belakang

Sabtu, 11 Februari 2012

Kumon - I'm (ost. Iklan Kumon)

'Like the colours of a rainbow, we will shine.. We will shine... Nanananana We Will Shine~'

pernah denger lagu itu? ya, itu lagu yang mengiringi iklan Kumon, judulnya I'm. udah lama suka sama lagunya, nyaman ditelinga. baru tadi ngaduk-ngaduk google, kaskus, ama 4shared akhirnya ketemu juga. tapi pendek banget yak? cuma 29 detik, yah mungkin juga hasil convert dari youtube haha

download Kumon - I'm

Jumat, 10 Februari 2012

Fotografi dan Budaya Latah

FOTOGRAFI. dunia yang menarik bagi banyak orang. nggak usah dijelasin lagilah apa arti dari fotografi itu, bisa kalian cari sendiri di wikipedia. menurut saya sendiri fotografi itu tidak hanya sekedar mengabadikan sebuah gambar, tetapi bagaimana gambar itu memiliki cerita yang ingin kita sampaikan.





semakin berkembangnya teknologi membuat kamera (SLR, kamera digital, ponsel berkamera) menjadi lebih terjangkau bagi peminatnya. saya sendiri memiliki sebuah kamera digital merk sony. dan dengan gampangnya seseorang memperoleh kamera, berlomba-lombalah mereka terjun ke dunia fotografi, bahkan tidak sedikit yang mencoba menekuninya. kursus, membeli kamera berkualitas serta lensa yg bermacam-macam, hunting foto. unjuk kualitas hasil fotonya melalui jejaring sosial, lihatlah foto baru yang diunggah ke facebook tiap harinya. dari foto pemandangan sampai foto yang menempelkan telunjuk di depan bibir. kegiatan ini tentu adalah kegiatan yang positif karena dunia fotografi memacu kita untuk mengeluarkan daya imajinasi dan kreativitas kita. mengeksplore ide-ide baru yang belum pernah ada.

tapi semoga semua ini tidak hanya menjadi budaya latah masyarakat Indonesia yang ikut-ikutan ketika ada sesuatu yg booming. si A beli SRL, lalu si B lihat dan meminta juga pada orang tuanya (semoga orang tua si B mampu), begitu seterusnya. si C juga punya SLR, dibawa kesekolah, ke mall, tapi sebenarnya selalu pake mode auto. janganlah kamera yg mahal dijadikan semacam tuntutan pergaulan. seseorang akan dianggap gaul jika telah menenteng SLR kemana-mana *geleng-geleng*. syukur-syukur jika kita memang menekuni dunia fotografi dengan serius, membeli kamera yang bagus, dan memperoleh penghasilan dari fotografi. ini baru jempol :)

kalo cuma sebatas hobby, mulailah dari yang murah. jangan menyusahkan orang tua kita. toh gambar yang diambil dari kamera digital atau kamera handphone bisa diedit lagi dan hasilnya tidak mengecewakan. tapi memang tidak bisa dipungkiri, ketika kita akan mengambil foto dengan kamera digital atau handphone, lalu disebelah kita ada sesorang yang mengintip dari balik lensa apalagi yang 'moncong panjang', kita akan otomatis memasukan kamera atau handphone kita ke dalam saku. semacam tindakan alam bawah sadar haha

jadi mengungkapkan seni foto tak mesti latah dan memakai kamera yang mahal. tenang saja, seni punya mata-mata tersendiri yang menanggapnya bagus. tak perlu ikut-ikutan, setiap orang punya aliran sendiri dalam menciptakan karya fotonya. itulah ciri khas yang membuatnya akan dikenal.

Selasa, 31 Januari 2012

Afika yang Nggak Bisa Ngomong Jeruk

tiba-tiba kebelet posting -.-

akhir-akhir ini saya lagi kecanduan ngeliat Afika (Amanina Afiqah Ibrahim) di tipi. tiap hari saya berusaha nyari iklan oreo jeruk-nya Afika. bapak yg lagi nonton berita, saya pindah chanelnya nyari iklan Afika *dilempar sendal*. di iklan berdurasi pendek itu Afika emang ngegemesin. pipinya tembem, matanya bulet, mulutnya dimonyong-monyongin, cara dia ngomong 'JARUUK', bikin semangat buat ngebungkus Afika buat pajangan di rumah.



saya bersyukur sekali, orang yg menyutradarai iklan oreo tersebut memilih Afika sebagai pemeran utamanya. nggak kebayang gimana jadinya kalo yg jadi bintang iklan adalah anak-abege-labil-yang-kebelet-eksis ala-ala tukang kucek jemur di acara dahsyat? bukannya booming, pasti iklan itu kena banned.

semoga kalo udah gede, Afika tetep lucu, tetep imut, nggak sombong, udah bisa ngomong jeruk dengan benar, nggak ikutan joget-joget di dahsyat, nggak kabur dari rumah, dan nggak ugal-ugalan nabrak pejalan kaki. amin :)

Kamis, 12 Januari 2012

Manjanya Anggota DPR

memang benar demo di depan kantor DPR belakangan ini yang bahkan membawa korek kuping raksasa yang menyimbolkan kuping para anggota DPR udah kesumbat, ato sengaja disumbat sendiri agar pura-pura tidak dengar keluhan rakyat kecilnya.

mereka tidak pernah melihat ke bawah, karena mereka terus menuntut kepuasan atas dirinya sendiri. kepala mereka mendongak ke atas. Angkuh!

para anggota DPR terus menghabiskan uang rakyat untuk kenyamanan pribadinya. ini tiga contoh diantaranya:

RENOVASI TOILET DPR (2M)
faktanya:
tahun ini DPR merencanakan merenovasi toilet di gedung nusantara I yang berjumlah 200buah. memang dana tersebut pantas untuk membuat 200 toilet dengan standar hotel bintang lima. tapi masalahnya, segitu mendesakkah renovasi toilet ini? anggota DPR berkata bahwa toilet mereka pesing dan kotor. bukan kah itu tergantung cara perawatannya? ato jangan-jangan mereka yg tidak pernah membersihkan kotoran mereka sendiri!

solusi saya: mereka seharusnya mencoba WC umum di terminal-terminal! ato mencoba WC alam seperti jutaan warga Indonesia yg belum bisa membangun WC sendiri.

TEMPAT PARKIR MOTOR BARU DPR (3M)
faktanya:
DPR membangun parkir motor dua tingkat baru seluas lapangan bola di depan gedung DPR. alasannya tempat parkir yg lama sudah tidak mampu menampung sekitar 2000 buah motor staf anggota DPR dan setjen DPR.

solusi saya: seharusnya anggota DPR tidak perlu melebarkan tempat parkir, tapi harusnya memberi contoh pada rakyatnya dengan menggunakan angkutan umum. atau mereka malu jika tidak menggunakan kendaraan pribadinya yg bernilai milyaran rupiah itu?

RUANG RAPAT BARU BANGGAR DPR (20M)
faktanya:
ruang rapat baru ini berada di gedung nusantara II. alasannya ruang rapat yg lama di gedung nusantara I, tidak dapat menampung banyak orang, penerangan kurang, dan fasilitas penunjang tidak memadai. sedang ruang yg baru ini memiliki fasilitas CCTV, anti gema, ruang makan, karpet empuk, dan kursi dari Jerman yg super empuk bernilai puluhan juta satuannya. sebagai tambahan: semua furniture nya impor.

solusi saya: buat apa dibuat lebih lebar? toh yg datang juga cuma puluhan orang? lihat betapa lowongnya kursi ketika mereka rapat. saya yakin dengan kursi super empuk serta dinginnya AC, mereka akan semakin nyenyak tidurnya. tidak akan teringat lagi akan rakyat yg diwakilinya. seharusnya mereka rapat di ruang SD yg sudah reot seperti di Belitong. biar mereka mengerti seberapa nyamannya generasi penerus bangsa ini menuntut ilmu.

................

mungkin memang tidak semua anggota DPR pura-pura buta dan tuli, serta tidak peka terhadap apa yg seharusnya menjadi skala prioritas bangsa ini. tapi mereka tetap setuju saja kan ketika semua fasilitas itu telah jadi. memang mereka yg pro rakyat itu minoritas, tapi harusnya satu yg benar itu tetap menang kan melawan ratusan yg salah?

Minggu, 08 Januari 2012

Penelitian: Kacamata Menambah Ketampanan Pria

kacamata, alat bantu penglihatan yg sangat penting bagi orang-orang seperti saya. saya sendiri telah memakai kacamata sejak kelas 2 sma.

setelah mengadakan penelitian selama semalam, saya menemukan ternyata efek kacamata tidak hanya sebagai alat bantu penglihatan saja. tetapi juga untuk menambah ketampanan seorang pria. ini bukti beberapa teman saya.

Benny Kurniadi (@_benkur)


kegantengan bertambah 20%
pada dasarnya benny udah ganteng *uang transfer yo, ben*

Adhrid Rahmad Fani (@adhridrahfani)


kegantengan bertambah 50%
bisa dilihat bagaimana gembelnya adhrid sebelum memakai kacamata. ia sedikit terpelajar setelah memakainya

Rizky Anggara (@angbuntal)


kegantengan bertambah 90%
patokannya bisa dilihat dari perbandingan kaum hawa di sekitar dia

Aulia Yudha Pratama (@yuyudhaaa)


kegantengan bertambah 100%
"cak maho sumpah!" - adhrid, 19th, tukang ojek

Singgih Anggara Sudarta (@singgihanggara)


kegantengan bertambah 1%
gak banyak berubah -.-

begitulah efek kacamata, mengagumkan bukan?

Kamis, 05 Januari 2012

Pejabat dengan Pengawalan Polisi, Berlebihan!

posting ini dibuat ketika saya baru saja sampai di rumah. selama perjalanan tadi ada hal yg membuat saya dongkol. iring-iringan pejabat yg terhormat dengan menggunakan pengawalan polisi itu dengan angkuhnya menyuruh kendaraan lain untuk menepi, memberikan jalan agar para pejabat dapat leluasa melewati 'jalan umum pribadi' nya.



truk-truk bermuatan penuh yg beresiko bila menepi di bahu jalan yg agak miring, ibu-ibu yg baru bisa mengendarai motor yg terlihat kaget mendengar sirene polisi, dan saya sendiri beserta pengendara motor lainnya yg tidak diijinkan menyalip mobil pejabat tersebut! dengan rokok di tangan salah seorang pejabat mengulurkan tangannya lewat jendela memberi isyarat kepada saya dan pengendara motor lainnya agar pelan-pelan dan tidak menyalip mobilnya. bagaimana perasaan kalian jika perjalanan kalian terganggu seperti saya?

kami juga membayar pajak bapak ibu yg terhormat! lagi pula sikap pejabat dengan pengawalan polisi itu berlebihan untuk ukuran pejabat kecil yg dipilihnya sendiri bedasarkan suara rakyat. miris -.-

di jaman seperti ini masih saja kita merasakan bentuk feodalisme para pejabat. berlagak seperti raja yg harus dihormati ketika berada di jalan dan menganggap jalan umum itu miliknya sendiri. bukannya berwibawa, malah jadi umpatan masyarakat. tidak pantas.
 
Copyright 2009 TEMBOK KELAS